Melalui langkah strategis “SMART” dalam mewujudkan visi-misi Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin telah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik untuk melaksanakan OPJAR dibawah kendalinya. Sebagai Ketua Tim Opjar, Sekda Lotim bersyukur, Opjar menunjukan hasil yang signifikan.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan oleh tim yang sudah berkolaborasi dengan Kerjaksaan Negeri Lombok Timur.
Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur, total tunggakan PBB yang berhasil ditagih sejak Januari 2025 hingga saat ini mencapai hampir Rp. 6 miliar.
“Dari total tersebut, sekitar Rp. 2 miliar berhasil ditagih oleh tim Operasi Kejar (Opjar) PBB. Sementara sekitar Rp. 3,5 miliar lainnya berhasil diselesaikan berkat bantuan dari pihak Kejaksaan,” kata H. Haerul Warisin dalam pernyataan tertulisnya.
Selain itu, dalam upaya penyelarasan data antara sistem PBB yang ada dengan data manual saat ini, ditemukan masih terdapat selisih sekitar Rp. 4,5 miliar, yang sebelumnya tercatat mencapai Rp. 9,5 miliar. Diharapkan, dengan intensifikasi penagihan dan kolaborasi antara berbagai pihak terkait, target untuk menyelaraskan data tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun 2025.
“Insya’ Allah, dengan kerja keras yang terus dilakukan, kami berharap data PBB ini akan balance pada akhir tahun ini,” ujar Sekda H. M. Juaini Taofik.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak daerah.
Diharapkan hasil positif ini dapat memberikan dampak signifikan bagi peningkatan pendapatan daerah yang pada gilirannya akan mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur.
Berita ini dilansir dari portal berita TOPIK TERKINI COM, terbit tanggal 7 Agustus 2025 dengan judul, "Bupati Haerul Warisin Apresiasi Peran Kejari, Ketua Tim Opjar Sekda Lotim Sebut Lihat Hasilnya Sangat Mengejutkan!"
