Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Lombok Timur melakukan tes urine terhadap seluruh staf Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur, Senin (13/6).
Tes urine tersebut menurut Kepala BNK Lotim AKP. I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH, MH, dalam rangka menindaklanjuti Pencegahan Dan Pemberantasan, Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan deteksi dini penyalahgunaan bahaya narkotika. Dari hasil pemeriksaan tersebut, 25 pegawai dan staf di lingkup Kejari Lotim 100 persen dinyatakan negatif.
“Alat test kit yang digunakan sebagai sampel ini memiliki daya akurasi 98 persen,” ujar I Gusti Ngurah Bagus Suputra yang juga Kasat Narkoba Polres Lotim, Senin (13/6).
Test kit ini kata Bagus Suputra sebagai alat untuk mengukur tingkat akurasi urine. Apakah positif atau negatif. Namun, dalam test urine yang dilakukan di lingkup Kejari Lotim 100 persen negatif.

